Jaminan Fidusia Adalah: Pengertian, Keuntungan & Cara Kerjanya

jaminan fidusia adalah

Pengertian

Jaminan fidusia adalah salah satu bentuk jaminan yang dapat digunakan dalam perjanjian kredit atau pinjaman.

Dalam jaminan fidusia, pihak pemberi kredit atau pemberi pinjaman memberikan hak atas keamanan suatu aset tertentu kepada penerima kredit atau penerima pinjaman.

Dalam hal ini, aset yang dijadikan jaminan adalah barang yang memiliki nilai ekonomi, seperti kendaraan bermotor, mesin, sertifikat dan perlengkapan produksi lainnya.

Jaminan fidusia sendiri seringkali digunakan oleh perusahaan dan individu yang membutuhkan pinjaman atau kredit dalam jumlah besar.

Salah satu alasan mengapa ini menjadi pilihan adalah karena lebih mudah dan lebih cepat daripada pengajuan pinjaman tanpa jaminan (KTA).

Selain itu, pinjaman dengan jaminan juga memberikan rasa aman bagi pemberi kredit atau pemberi pinjaman, karena dalam hal debitur tidak dapat membayar kembali utangnya, pihak pemberi kredit atau pemberi pinjaman memiliki hak atas aset yang dijadikan agunan.

Cara Kerja Jaminan Fidusia

Untuk prosesnya yaitu, pihak pemberi kredit atau pinjaman (kreditur) akan memberikan dana tunai kepada pengaju dana (debitur).

Dalam hal ini, penerima kredit atau pinjaman akan memberikan hak atas aset tertentu kepada pemberi kredit sebagai jaminan.

Setelah aset tersebut dijadikan agunan, pihak kreditur memiliki hak atas aset tersebut apabila debitur tidak dapat membayar kembali utangnya.

Atau dengan kata lain, pihak kreditur dapat menjual aset tersebut untuk mendapatkan pengembalian atas pinjaman atau kredit yang diberikan.

Namun, sebelum menjual aset tersebut, pihak kreditur harus memastikan bahwa debitur telah gagal membayar kembali utangnya dan bahwa pemberitahuan telah diberikan kepada debitur sebelum aset dijual.

Selain itu, dalam perjanjian, pihak kreditur tidak memiliki hak atas aset tersebut sebelum terjadi kegagalan pembayaran atau ketika nasabah/debitur masih membayar angsuran.

Hak atas aset tersebut hanya dapat diberikan kepada pihak pemberi kredit apabila terjadi kredit macet atau gagal bayar.

Keuntungan dan Kerugian Jaminan Fidusia

Skema kredit seperti ini memiliki beberapa keuntungan dan kerugian yang perlu dipertimbangkan sebelum digunakan. Beberapa keuntungannya antara lain:

  1. Prosedur yang Mudah dan Cepat

Pinjaman dengan agunan memiliki prosedur yang lebih mudah dan lebih cepat daripada pengajuan KTA atau pinjol.

Hal ini karena prosesnya sangat sederhana, yaitu pengajuan oleh calon debitur dan pemeriksaan terhadap aset yang akan dijadikan jaminan oleh pihak kreditur.

Sedangkan pengajuan KTA membutuhkan lebih banyak persyaratan dan pemeriksaan kredit yang lebih ketat.

  1. Keamanan yang Lebih Tinggi

Kredit dengan agunan memberikan rasa aman yang lebih tinggi bagi pemberi kredit atau pinjaman karena mereka memiliki hak atas aset yang dijadikan jaminan.

Dalam hal ini, jika terjadi kegagalan pembayaran, pemberi kredit atau pinjaman dapat menjual aset tersebut untuk mendapatkan pengembalian atas pinjaman atau kredit yang diberikan.

Namun, di sisi lain, jaminan fidusia juga memiliki beberapa kerugian yang perlu dipertimbangkan sebelum digunakan, antara lain:

  1. Risiko Kehilangan Aset

Jika debitur tidak dapat membayar kembali utangnya dan aset dijual untuk membayar utang tersebut, debitur dapat kehilangan aset yang dijadikan jaminan. Hal ini dapat berdampak buruk pada bisnis atau keuangan debitur.

  1. Biaya

Walau tidak semua perusahaan leasing dan BPR menerapkannya, namun beberapa kreditur seringkali memerlukan biaya lainnya.

Hal ini disebabkan oleh biaya pemeriksaan aset, biaya penilaian, dan biaya administrasi lainnya yang terkait dengan jaminan fidusia.

  1. Keterbatasan Aset yang Dapat dijadikan Jaminan

Tidak semua aset dapat dijadikan jaminan untuk mengajukan pinjaman. Hanya aset yang memiliki nilai ekonomi yang dapat dijadikan jaminan, seperti kendaraan bermotor, sertifikat, mesin, dan perlengkapan produksi lainnya.

Hal ini dapat menjadi keterbatasan bagi beberapa bisnis atau individu yang tidak memiliki aset yang dapat dijadikan jaminan.

Hukum Jaminan Fidusia di Indonesia

Di Indonesia, jaminan fidusia diatur dalam Undang-Undang No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.

Undang-Undang ini memuat ketentuan mengenai definisi, prosedur pendaftaran jaminan, hak dan kewajiban pihak yang terlibat, dan penyelesaian sengketa yang terkait dengan fidusia.

Dalam Undang-Undang ini, jaminan fidusia diartikan sebagai hak kebendaan yang diberikan oleh debitur kepada kreditur atas suatu benda bergerak yang dapat dialihkan dan tidak bertentangan dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, fidusia juga harus didaftarkan dalam buku register jaminan fidusia yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum.

Prosedur pendaftarannya terdiri dari beberapa tahap, antara lain:

  1. Persetujuan penerimaan jaminan fidusia oleh pihak kreditur.
  2. Pemeriksaan dan penilaian aset yang dijadikan jaminan oleh pihak kreditur.
  3. Pembuatan akta jaminan oleh notaris.
  4. Pendaftaran jaminan dalam buku register jaminan fidusia yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum.

Setelah didaftarkan, maka pihak kreditur akan memiliki hak untuk menjual aset yang dijadikan jaminan jika debitur tidak dapat membayar kembali utangnya.

Dalam hal ini, Undang-Undang Jaminan Fidusia memberikan perlindungan hukum bagi pihak kreditur dan debitur.

Debitur diberikan hak untuk menuntut ganti rugi jika aset yang dijual oleh pihak kreditur melebihi nilai utang, sementara pihak kreditur diberikan perlindungan hukum jika terjadi sengketa terkait dengan jaminan fidusia.

Jaminan Fidusia dalam Kegiatan Bisnis

Jaminan fidusia adalah fasilitas yang seringkali digunakan dalam kegiatan bisnis, terutama dalam pengajuan kredit atau pinjaman.

Beberapa jenis aset yang umumnya dijadikan agunan dalam kegiatan bisnis adalah BPKB mobil, motor, mesin, SHM/HGB, peralatan produksi, dan persediaan barang.

Layanan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi bisnis, terutama dalam pengajuan kredit atau pinjaman.

Dengan memberikan jaminan sebagai pengajuan kredit, bisnis dapat memperoleh persetujuan pinjaman dengan mudah karena pihak kreditur merasa lebih aman dan terlindungi dengan jaminan atas aset.

Selain itu, adanya jaminan juga dapat memberikan manfaat dalam hal perluasan bisnis seperti meningkatkan produksi atau memperluas jaringan distribusi.

Namun, dalam kegiatan bisnis, penting untuk mempertimbangkan beberapa faktor sebelum mengajukan pinjaman, seperti pengaruhnya pada kredibilitas bisnis, karena Jika bisnis memiliki terlalu banyak jaminan fidusia, hal ini dapat memberikan sinyal kepada pemberi kredit bahwa bisnis tersebut mengalami kesulitan keuangan.

Oleh karena itu, bisnis perlu mempertimbangkan dengan baik sebelum mengajukan dan mengelola keuangan dengan baik agar tidak mengalami kesulitan keuangan.

Kesimpulan

Jaminan fidusia adalah suatu perjanjian antara kreditur dan debitur yang diatur dalam bentuk akta jaminan fidusia yang dibuat oleh notaris, di mana debitur memberikan hak jaminan atas aset tertentu sebagai jaminan atas pinjaman atau kredit yang diterimanya.

Jaminan fidusia dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, yaitu pemberi dan penerima kredit atau pinjaman.

Bagi kreditur, jaminan tersebut dapat meningkatkan keamanan dalam memberikan kredit karena adanya jaminan atas aset, sehingga risiko gagal bayar dapat diminimalisir.

Selain itu, juga bisa memberikan kemudahan dalam penyelesaian sengketa jika terjadi gagal bayar.

Sementara itu, bagi pihak debitur, dengan adanya agunan, dapat membantu dalam mendapatkan persetujuan kredit atau pinjaman dengan bunga yang lebih rendah karena adanya jaminan atas aset.

Bagi beberapa orang, prosedur diatas mungkin masih dianggap rumit. Namun tidak perlu khawatir, karena Anda sekarang bisa mengajukan Pinjaman Uang Jaminan BPKB Mobil atau gadai SHM/HGB hanya di tempat kami.

Keunggulan utama kami yaitu, prosedurnya jauh lebih mudah dan singkat dibandingkan Anda ajukan KTA, pinjol atau gadai unit.

Segera hubungi tim kami untuk info lebih lanjut!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *