Utang Lancar: Pengertian, Jenis, Manfaat dan Cara Mengelolanya

utang lancar

Utang lancar adalah utang yang harus dilunasi dalam waktu kurang dari satu tahun dan merupakan salah satu jenis utang yang umumnya dibuat oleh perusahaan dalam rangka membiayai operasional bisnisnya, serta bisa diperoleh dari berbagai pihak seperti bank, karyawan, supplier, dan investor.

Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian utang lancar, jenis-jenisnya, manfaat dan risikonya, serta cara mengelola utang lancar.

Pengertian

Utang lancar adalah jenis utang yang harus dilunasi dalam waktu kurang dari satu tahun dan biasanya dibuat oleh perusahaan dalam rangka membiayai operasional bisnisnya.

Utang lancar dibedakan dari utang jangka panjang, yang biasanya memiliki waktu pengembalian lebih dari satu tahun dan bisa diperoleh dari berbagai pihak seperti bank, leasing, karyawan, supplier, dan investor.

Pada umumnya, perusahaan menggunakannya untuk membiayai kebutuhan operasional sehari-hari, seperti membayar gaji karyawan, membayar sewa, membayar tagihan listrik, dan sebagainya.

Jenis-jenis Utang Lancar

Terdapat beberapa jenis yang biasa diajukan oleh perusahaan, antara lain:

  1. Utang Dagang

Utang dagang adalah utang yang berasal dari supplier atau vendor yang menyediakan barang atau jasa kepada perusahaan.

Utang dagang biasanya memiliki waktu pengembalian yang singkat, yaitu sekitar 30-90 hari setelah barang atau jasa diterima oleh perusahaan. Utang dagang biasanya dilakukan secara kredit.

  1. Utang Gaji dan Upah

Utang gaji dan upah adalah utang yang berasal dari karyawan yang belum menerima gaji atau upah.

Utang gaji dan upah biasanya dibayarkan secara teratur, yaitu setiap bulan atau setiap periode tertentu.

  1. Utang Pajak

Utang pajak adalah utang yang berasal dari pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Utang pajak biasanya dibayarkan setiap bulan atau setiap periode tertentu.

  1. Utang Bank

Utang bank adalah utang yang berasal dari bank atau lembaga keuangan. Utang bank biasanya memiliki bunga dan jangka waktu yang tetap.

  1. Utang Lainnya

Utang lainnya adalah utang yang berasal dari pihak lain, seperti investor atau pemberi pinjaman lainnya.

Manfaat dan Risiko dari Utang Lancar

Utang lancar memiliki manfaat dan risiko yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan sebelum membuat utang tersebut. Berikut adalah manfaat dan risikonya:

Manfaat Utang Lancar

  1. Membantu membiayai kebutuhan operasional perusahaan

Bisa membantu perusahaan untuk membiayai kebutuhan operasional sehari-hari, seperti membayar gaji karyawan, membayar tagihan listrik, dan sebagainya.

  1. Meningkatkan likuiditas perusahaan

Bisa meningkatkan likuiditasnya dengan mendapatkan dana tunai yang bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan operasional sehari-hari.

  1. Meningkatkan hubungan dengan pihak lain

Bisa menjalin hubungan yang baik dengan pihak lain, seperti supplier atau bank. Hal ini bisa membantu perusahaan untuk memperoleh keuntungan di masa depan, seperti mendapatkan diskon dari supplier atau mendapatkan fasilitas kredit yang lebih baik dari bank.

Risiko Utang Lancar

  1. Meningkatkan beban hutang perusahaan

Perusahaan harus membayar bunga dan pokok utang dalam waktu yang singkat. Jika perusahaan tidak mampu membayar utang tersebut, maka beban hutang perusahaan akan meningkat.

  1. Menurunkan kredibilitas perusahaan

Jika perusahaan tidak mampu membayar utang tepat waktu, maka hal ini bisa menurunkan kredibilitas perusahaan di mata pihak lain.

Hal ini bisa membuat pihak lain ragu untuk melakukan bisnis dengan perusahaan tersebut di masa depan.

  1. Risiko likuiditas

Jika perusahaan mengalami masalah likuiditas, maka perusahaan bisa kesulitan untuk membayar utang tepat waktu. Hal ini bisa membuat perusahaan mengalami masalah keuangan yang lebih besar di masa depan.

Cara Mengelola Utang Lancar

Untuk mengelolanya, perusahaan bisa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Membuat perencanaan keuangan yang matang

Sebelum mengajukan kredit, perusahaan harus membuat perencanaan keuangan yang matang.

Perusahaan harus memastikan bahwa perusahaan mampu untuk membayar utang tepat waktu.

  1. Memantau kas perusahaan secara berkala

Perusahaan harus memantau kas perusahaan secara berkala untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki dana yang cukup untuk membayar utang.

Jika perusahaan mengalami masalah likuiditas, maka perusahaan harus segera mencari solusi untuk mengatasinya.

  1. Mencari sumber pendanaan yang beragam

Perusahaan sebaiknya mencari sumber pendanaan yang beragam, sehingga perusahaan tidak terlalu bergantung pada satu jenis utang saja. Hal ini bisa mengurangi risiko keuangan perusahaan di masa depan.

  1. Menggunakan utang dengan bijak

Perusahaan sebaiknya menggunakan uang dengan bijak, yaitu hanya untuk membiayai kebutuhan operasional yang memang benar-benar diperlukan. Hal ini bisa membantu perusahaan untuk mengurangi risiko keuangan di masa depan.

  1. Membuat pengelolaan yang terorganisir

Perusahaan harus membuat pengelolaan keuangan yang terorganisir, yaitu dengan mencatat semua kewajiban yang dimiliki, jangka waktu pengembalian, dan besarnya bunga yang harus dibayar.

Dengan pengelolaan yang terorganisir, perusahaan bisa memantau seluruh kewajibannya dengan lebih mudah dan efektif.

Kesimpulan

Utang lancar adalah jenis utang yang harus dilunasi dalam waktu kurang dari satu tahun.

Dana hasil pencairan kredit akan digunakan oleh perusahaan untuk membiayai kebutuhan operasional sehari-hari.

Utang lancar memiliki beberapa keuntungan, seperti meningkatkan likuiditas perusahaan dan membantu perusahaan untuk mendapatkan dana tunai yang bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan operasional.

Namun, hal tersebut juga memiliki risiko yang harus diwaspadai oleh perusahaan. Risiko tersebut antara lain meningkatkan beban hutang perusahaan, menurunkan kredibilitas perusahaan, dan risiko likuiditas. Oleh karena itu, perusahaan harus bisa mengelola dana dengan baik agar bisa mengurangi risiko keuangan di masa depan.

Untuk mengelola utang dengan baik, perusahaan harus membuat perencanaan keuangan yang matang, memantau kas perusahaan secara berkala, mencari sumber pendanaan yang beragam, menggunakan uang dengan bijak, dan membuat pengelolaan utang yang terorganisir.

Dengan mengelola utang dengan baik, perusahaan bisa mengoptimalkan keuntungan dan mengurangi risiko keuangan di masa depan.

Oleh karena itu, perusahaan harus memperhatikan dengan seksama pengelolaan utang dalam menjalankan bisnisnya.

Sebagai penutup, bagi Anda yang saat ini ingin cari pinjaman uang cepat cair, bisa ajukan dana tunai jaminan BPKB mobil di tempat kami.

Prosesnya cepat dan prosedurnya mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *